Term of References

Seminar dan Lokakarya Nasional Kepustakawanan Indonesia dan SNIPer 2019

Hotel Novotel – Bandar Lampung, 2-4 Oktober 2019

I.         PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Dimulai dari era agrarian society (abad 18), industrial society (abad 19), dan information society (awal abad 20), kini dunia berada pada era revolusi industri 4.0.  Ciri khas dari era industri 4.0 yang mengedapankan smart technology telah melahirkan apa yang disebut dengan “smart society“. Smart society dapat kita pahami sebagai sebuah istilah yang merujuk kepada masyarakat yang aktif menggunakan informasi, komunikasi dan teknologi dalam menunjang pekerjaan dan aktivitas termasuk aktivitas ekonominya. Ranah kerja pustakawan dan perpustakaan merupakan entitas yang kesehariannya berkutat dengan informasi, komunikasi dan teknologi sehingga secara langsung dan tidak langsung memiliki peran yang sangat signifikan dalam mengadaptasikan “smart society” sebagai perwujudan dari revolusi industri 4.0 tersebut kepada masyarakat.

Oleh karena itu perlu ada inisiatif untuk mendorong peran perpustakaan yang lebih nyata dalam mendukung keberadaan “smart society” pada era Revolusi Industri 4.0. Hal lain yang juga perlu disadari, jika masyarakat kita ingin survive, bahkan dalam kutub yang paling ekstrim ada ungkapan survival of the fittest dimana masyarakat dituntut untuk menyesuaikan diri, dapat mengimbangi dan mengikuti regulasi perkembangan informasi, komunikasi dan teknologi.

Perpustakaan bersama dengan para akademisi bidang ilmu perpustakaan diharapkan dapat berkontribusi lebih untuk meningkatkan kemajuan perpustakaan dalam rangka mewujudkan kesetaraan masyarakat dalam hal informasi, pengetahuan dan teknologi untuk mencapai inovasi “smart society“. Inisiatif ini salah satunya dapat diwujudkan melalui kerja bersama antara pustakawan, akademisi dan pemerhati di bidang ilmu perpustakaan dan informasi.

Kegiatan Semiloka Kepustakawanan Indonesia yang diselenggarakan bersama antara FPPTI (Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia), ISIPII (Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia), dan Perpustakaan Universitas Lampung, bertema: Pustakawan dan Perpustakaan Berinovasi: From Smart Librarian To Smart Society diharapkan dapat mendorong terwujudnya “smart society” di seluruh Indonesia melalui peran strategis pustakawan dan perpustakaan sebagai motor penggeraknya.

I.2. Tujuan

Rangkaian kegiatan Semiloka Nasional Kepustakawanan Indonesia 2019 dan RAKERNAS FPPTI ini bertujuan untuk:

  1. Menggali perkembangan baru dalam dunia perpustakaan, informasi, teknologi informasi, dan arsip dari para pakar, pengelola, pemerhati, pengajar, dan praktisi perpustakaan dan informasi.
  2. Menghasilkan output yang dapat bermanfaat bagi perkembangan perpustakaan (perguruan tinggi, sekolah, khusus, umum), teknologi informasi, pengelolaan dokumen dan kearsipan di Indonesia.
  3. Rumusan mengenai Program Kerja dan Rekomendasi FPPTI dalam perkembangan Perpustakaan Perguruan Tinggi di Indonesia.

II.  TEMA DAN SUB TEMA

2.1. Tema

Tema besar kegiatan ini adalah Pustakawan dan Perpustakaan Berinovasi : From Smart Librarian To Smart Society”

2.2. Sub Tema
    • Kebijakan Ristekdikti tentang Pengembangan Karier Pustakawan Perguruan Tinggi di Indonesia
    • Strategi Komunikasi Perpustakaan dalam Mewujudkan Smart Society
    • Peran Literasi Informasi untuk mewujudkan Smart Society
2.3.  Lokakarya:
  1. Tata Kelola Data Dalam Pengembangan Inovasi Perpustakaan
  2. Smart Repository Berbasis Aplikasi VIVO (Duraspace) untuk Perpustakaan Perguruan tinggi.
  3. Kupas Tuntas RAMA dan ANJANI sebagai Perangkat Pendukung Integritas Akademik Perguruan Tinggi

III.   SASARAN & TARGET PESERTA

  1. Sasaran Peserta

Peserta kegiatan Seminar dan Lokakarya terdiri dari:

  • Pimpinan/Pengelola Perpustakaan (Perguruan Tinggi, Sekolah, Khusus, Umum)
    • Pustakawan (Perguruan Tinggi, Sekolah, Khusus, Umum), record specialist, TI dan Arsiparis
    • Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Ilmu Komputer dan Arsip
    • Peneliti dan Tenaga Pendidik (Dosen) bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi
    • Masyarakat Umum Pemerhati Bidang Perpustakaan dan Informasi
    • Pengurus FPPTI Pusat dan FPPTI Wilayah di seluruh Indonesia

Sedangkan untuk kegiatan Rapat Kerja Nasional (RAKORNAS) FPPTI, pesertanya adalah Pengurus FPPTI Pusat, Ketua dan Pengurus FPPTI Wilayah di Indonesia.

3.2.  Target Peserta

Rangkaian kegiatan ini mempunyai target peserta sebagai berikut:

  1. Peserta Seminar Nasional 200 peserta
  2. Peserta Lokakarya @50 peserta per kelas paralel

c.    Pemakalah “Call for Papers” sebanyak 30 orang (dibagi 3 paralel sesi)

  • Peserta kandidat peraih Indonesian Academic Librarian Award  (IALA) 2019 sejumlah anggota FPPTI di Indonesia
  • Peserta Library Partner Exhibition sebanyak 10 booth.

IV.  JENIS KEGIATAN